
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dengan tegas bahwa pendidikan merupakan sarana paling benar untuk menghilangkan kemiskinan di Indonesia. Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada acara 'Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi' di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
"Pendidikan adalah sarana, sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang. Uang kita, kalau dicuri, kalau dikorupsi, kurang! Untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun. Semua kampus yang ingin kita bangun," katanya.
Ia juga mengatakan keadaan di Indonesia yang kekurangan dokter. Maka itu, ke depan ia mengumumkan akan membuka kampus-kampus kedokteran.
"Saudara-saudara kita kekurangan dokter, kita kekurangan ratusan ribu dokter, rakyat kita perlu dokter. Kita harus buka sekolah-sekolah, kampus-kampus yang banyak dan saya akan buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia, dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran," ujar Prabowo.
Kuliah Gratis, Prabowo Ingin Anak Pemulung Bisa Jadi Dokter
Prabowo menyebut, di kampus yang akan dibangun, termasuk kampus kedokteran dan teknik, disediakan secara gratis. Alih-alih membayar, mahasiswa akan dibayari oleh negara.
"Dan di kampus kedokteran (yang akan dibangun) ini dan rencana saya, kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik, dan sebagainya, nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, (tapi) dibayar oleh negara," ungkapnya.
"Saya ingin, anaknya tukang pemulung bisa jadi insinyur, bisa jadi dokter, bisa jadi pengusaha, bisa jadi jenderal, itu cita-cita saya, saudara-saudara. Saya akan bangga melihat itu," imbuhnya.
Sasaran 500 Sekolah Rakyat sampai 2029
Prabowo mengaku bangga atas kinerja kabinetnya. Terutama atas pencapaian Sekolah Rakyat untuk anak-anak yang mungkin kurang mampu.
"Saya bener-bener bahagia hari ini, kementerian-kementerian kabinet saya, saya merasakan; kompak. Teamwork yang luar biasa, sehingga mencapai keberhasilan demi keberhasilan, bukti demi bukti. Juga hari ini, kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 sekolah rakyat sampai dengan 2029. Insya Allah akan tercapai," ucapnya.
"Untuk itu saya sampaikan penghormatan saya yang sebesar-besarnya kepada Menteri Sosial dan jajarannya yang bekerja keras, tentunya didukung oleh para Menko, Pak Muhaimin (Cak Imin), Profesor Pratik, Menteri Dikdasmen, Menteri Dikti dan Sains, Menteri Agama, semua menteri-menteri yang dukung, itu luar biasa," imbuh Prabowo.
Di sisi lain, Prabowo mengakui belum bisa memberi jumlah lebih dari yang disampaikan. Namun, ia mengakui, pemerintahannya telah berusaha dengan luar biasa.
"Saya minta maaf, kami belum bisa menghasilkan lebih banyak daripada yang sekarang. Ini pun usahanya sudah luar biasa," tuturnya.
Sebagai informasi, 166 lokasi Sekolah Rakyat yang diresmikan, tersebar di berbagai wilayah. Sampai saat ini, 164 dari 166 titik sudah aktif beroperasi. Berikut sebarannya:
- Pulau Jawa: 70 titik
- Pulau Sumatera: 35 titik
- Pulau Sulawesi: 28 titik
- Pulau Kalimantan: 13 titik
- Pulau Maluku: 7 titik
- Pulau Bali dan Nusa Tenggara: 7 titik
- Pulau Papua: 6 titik.
Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi didukung oleh Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PT Pos Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar